catatan malam minggu

  "Gerimis malam minggu dan catatan puisi"


Sabtu,lima belas Agustus dua ribu dua puluh
Tadi sore selepas lonceng gereja berbunyi menandakan jam enam tepat.
Jalanan sudah mulai ramai dan malam seakan sudah mulai di hiasai orang yang berpasang pasangan..
Di antara hiruk pikuk nya jalanan yang samakin ramai,
Kendaraan berantrian berlalu lalang di jalanan,agar segera bertemu orang yang tersayang untuk melepas segala rindu.
Malam Minggu lima belas Agustus dua ribu dua puluh.
Sudah beberapa tahun tidak ada yang istimewa
Ada kata yang terucap yang semakin  beterbangan  di ruang pikiran .
Ada ingin yang meronta ronta ingin jatuh cinta kembali.
Aku seperti mengharap bulan dan bintang muncul di musim hujan.
Malam ini aku hanya di temani secangkir kopi,juga membaca novel online.
Karna untuk mengisi tulisan di blog tanpa sering sering membaca sama sekali tidak menghasilkan  kekacauan di ruang kepala .
Agar imajinasi semakin ramai ,biar malam malam ku tidak sepi lagi ,walau sebenarnya begitu sunyi..
Orang orang punya cara sendiri  untuk menikmati malam minggu nya.
Aku mendengar suara bising dari balik kamar,
tawa tawa mereka semakin larut malam semakin mengganggu telinga ku.
Tetangga juga tak henti henti nya memutar musik dangdut..
Menyebalkan sekali .
Lalu,
Layakkah malam minggu ku ngurung diri di kamar ?
Sementara di luar begitu ramai .
Baiklah mari kita bercerita dan tertawa sampai subuh nanti.





                                                         ✍🏻   Sry siahaan


Komentar